Path: Top Member rina@tf.itb.ac.id

ANALISIS DEGRADASI KLOROFIL PADA MINYAK ZAITUN DENGAN SPEKTROSKOPI LASER

ANALYSIS OF CHLOROPHYLL DEGRADATION IN OLIVE OIL USING LASER SPECTROSCOPY

Undergraduate Theses from JBPTITBTF / 2017-07-08 12:39:15
Oleh : Adhika Widya Sena NIM 13313054
Dibuat : 2017-07-05, dengan 10 file

Keyword : Minyak zaitun, klorofil, spektroskopi laser, waktu peluruhan elektron, degradasi klorofil, penyimpanan minyak zaitun

Minyak zaitun merupakan komponen diet yang banyak digunakan di dunia dengan manfaat kesehatan yang tinggi untuk manusia, terutama disebabkan oleh kandungan klorofilnya yang tinggi. Berbagai penelitian untuk mengamati komponen kimiawi dalam minyak zaitun dan juga faktor-faktor yang memengaruhi kualitasnya sudah dilakukan, di antaranya menggunakan spektroskop UV, kromatografi cair, dan spektroskopi fluorescence. Namun, penelitian yang menguji pengaruh paparan cahaya dengan panjang gelombang tertentu terhadap penurunan kandungan senyawa klorofil di dalam minyak zaitun sampai saat ini masih sangat sedikit.



Pada penelitian ini, digunakan metode spektroskopi laser, yaitu metoda pengukuran berdasarkan interaksi antara radiasi cahaya dengan unsur-unsur yang menyusun suatu benda/zat sebagai fungsi dari panjang gelombang cahaya. Pengamatan yang dilakukan adalah pada konsentrasi, waktu peluruhan elektron, serta tingkat absorpsi senyawa kimia di dalam minyak zaitun. Digunakan tiga varian minyak zaitun, yaitu classic, extra virgin, dan extra light dari tiga merek berbeda. Dilakukan percobaan untuk mengidentifikasi senyawa pada berbagai jenis minyak zaitun menggunakan spektroskopi PL. Hasilnya, terdeteksi tiga senyawa berpendar dalam tiga varian minyak zaitun, yaitu produk oksidasi (4%-84%), Vitamin E (3%-41%), dan klorofil (11%-100%), dengan klorofil sebagai senyawa paling dominan pada varian extra virgin. Dari percobaan penentuan waktu peluruhan elektron senyawa klorofil, didapati bahwa sampel extra light yang memiliki kandungan klorofil terendah memiliki waktu peluruhan elektron selama 5,88 ns. Sedangkan, pada sampel extra virgin, didapati waktu peluruhan elektron selama 7,02 ns.



Selain itu, dilakukan pula pengukuran untuk mengetahui efek dari pemaparan sinar pada panjang gelombang 450 nm, 532 nm, dan cahaya ruangan terhadap kandungan klorofil dalam minyak zaitun extra virgin. Didapati bahwa senyawa klorofil pada minyak zaitun terdegradasi dengan laju degradasi sebesar 1,8 E-1 mmol/menit atau 20,53 μmol/menit jika dipaparkan dengan sumber cahaya pada panjang gelombang 450 nm. Sedangkan, pada penggunaan sinar dengan panjang gelombang 532 nm dan cahaya ruangan, tidak terdeteksi terjadinya degradasi. Hal ini menunjukkan pentingnya menyimpan minyak zaitun dalam kondisi yang terlindung dari cahaya matahari.

Deskripsi Alternatif :

Olive oil is a dietary component that is commonly used in the world. Its health benefits for humans are renown, mainly due to its high chlorophyll concentration. Several researches to observe the chemical compositions of olive oil and the factors which influence its qualities have been conducted using UV spectroscopy, liquid chromatography, and fluorescence spectroscopy. However, the researches which are focused on any possible influences of light exposure with specific wavelengths towards the decrease of chlorophyll concentration in olive oil are still limited.



In this study, we used laser spectroscopy technology: a measurement method based on the interactions between light radiation and matters. Observations were conducted upon the concentration, electron decay time, and absorption of chemical compounds in olive oil. We used three types of olive oil: classic, extra virgin, and extra light from three different brands. The first experiment was to observe compounds in different types of olive oil using PL spectroscopy. We managed to identify three glaring compounds in three types of olive oil: oxidation products (4%-84%), vitamin E (3%-41%), and chlorophyll (11%-100%), with chlorophyll as the most dominant compound in extra virgin olive oil. From the electron decay time measurement, we acquired that the extra light sample, which has the lowest concentration of chlorophyll, had the shortest electron decay time (5.88 ns). On the other hand, in extra virgin sample, the electron decay time was 7.02 ns.



In addition to that, we carried out some measurements to understand any possible implications of light exposure with wavelengths of 450 nm and 532 nm, and indoor lightning towards the chlorophyll concentration in extra virgin olive oil. We learned that chlorophyll in olive oil undergoes degradation by 1,8 E-1 mmol/mins or 20,53 μmol/mins when exposed with a 450 nm diode laser. Whereas, when the sample was exposed with 532 nm laser and indoor lightning, no degradations were detected. This reiterates the importance of storing olive oil in a sunlight-protected environment.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBTF
Organisasi
Nama KontakRina
AlamatPerpustakaan Departemen Teknik Fisika
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon
Fax
E-mail Administratoradmin@tf.itb.ac.id
E-mail CKOckolib@tf.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: 1. Dr. Ir. Endang Juliastuti, M.Sc. 2. Dr. Isnaeni, M.Sc., Editor: Rina Kania

Download...