Path: Top S1-Final_Project 2017

STUDI LAJU PELEPASAN NANOKAPSUL ALLICIN SEBAGAI OBAT TUKAK LAMBUNG

STUDY OF ALLICIN NANOCAPSULE RELEASE RATE AS GASTRIC ULCER DRUG

Undergraduate Theses from JBPTITBTF / 2017-07-08 12:41:45
Oleh : Luthfi Kartika Dewi NIM 13313011 & Greaty Kristanto NIM 13313028 (vivikd.13313011@gmail.com dan nikolausgreaty@gmail.com)
Dibuat : 2017-07-04, dengan 9 file

Keyword : Kitosan, alginat, Allicin, nanoselulosa, nanokapsul, laju pelepasan

Allicin adalah senyawa aktif alami yang terkandung dalam bawang putih tunggal dan paling berpotensi sebagai obat tukak lambung. Saat ini, obat tukak lambung yang mengandung Allicin dengan merk dagang Garlic Sole telah tersedia di pasaran. Namun, partikel Garlic Sole tidak terenkapsulasi sehingga laju pelepasan Allicin tidak terkontrol. Laju pelepasan Allicin dapat dioptimalkan dengan menerapkan metode nanoenkapsulasi. Sangat penting untuk mengenkapsulasi Allicin dengan kitosan, alginat, dan nanoselulosa. Dalam penelitian ini, nanoenkapsulasi dimulai dengan preparasi batang singkong, isolasi dan hidrolisis selulosa dari batang singkong, ekstraksi Allicin, dan diakhiri dengan sintesis nanokapsul Allicin. Karakterisasi gugus fungsi menggunakan FTIR (Fourier Transform Infrared Spectrophotometry), zeta potensial menggunakan zetasizer nano, morfologi menggunakan TEM (Transmission Electron Microscopy), dan laju pelepasan menggunakan UV-ViS (Ultraviolet Visible Spectroscopy).


Hasil karakterisasi menunjukkan nanoselulosa dari batang singkong berhasil dibuat. Kitosan – alginat – Allicin – nanoselulosa berhasil disintesis sehingga dihasilkan nanokapsul. Nanoselulosa berbentuk serat tak beraturan dengan diameter sebesar 33,17 + 21,02 nm, sedangkan nanokapsul Allicin berbentuk bulat dengan diameter yang cukup seragam, yakni 39,10 + 3,22 nm. Kitosan pada nanokapsul Allicin memiliki ketebalan sebesar 3,47 + 0,17 nm, sedangkan kalsium alginat memiliki ketebalan sebesar 4,57 + 0,38 nm. Standar deviasi yang kecil dari kedua ketebalan tersebut menunjukkan bahwa rata-rata laju pelepasan Allicin dalam nanokapsul cukup representatif. Karakterisasi laju pelepasan menunjukkan bahwa semakin rendah pH HCl, semakin tinggi laju pelepasan Allicin. Durasi pelepasan Allicin dalam nanokapsul lebih dari 120 menit dengan laju pelepasan paling optimal pada pH 2,5. Sebagai perbandingan, durasi pelepasan Allicin dalam Garlic Sole kurang dari 100 menit. Dengan demikian, nanokapsul Allicin lebih berpotensi sebagai obat tukak lambung daripada Garlic Sole.

Deskripsi Alternatif :

Allicin is natural active compound consisted in single bulb garlic, also the most potential as gastric ulcer drug. Recently, gastric ulcer drug consisting Allicin with commercial label Garlic Sole is available in the market. Unfortunately, Garlic Sole particles was not encapsulated causing uncontrollable release rate of Allicin. The Allicin release rate could be optimized by applying nanoencapsulation method. It is imperative to encapsulate Allicin with chitosan, alginate, and nanocellulose. In this research, nanoencapsulation processes start with the preparation of cassava stem, cellulose isolation and hydrolysis from the cassava stem, Allicin extraction, and ended by the synthesis of Allicin nanocapsule. Characterization of the functional groups is done by FTIR (Fourier Transform Infrared Spectrophotometry), zeta potential using zetasizer nano, morphology using TEM (Transmission Electron Microscopy), and release rate using UV-ViS (Ultraviolet Visible Spectroscopy).


The characterization results show nanocellulose taken from cassava stem has successfully made. Chitosan – alginate – Allicin – nanocellulose have synthesized successfully producing nanocapsule. Nanocellulose has irregularly shaped fiber with a diameter of 33,17 + 21,02 nm, while Allicin nanocapsule has round shape with quite homogeneous diameter of 39,10 + 3,22 nm. Chitosan in Allicin nanocapsule has a thickness of 3,47 + 0,17 nm, while calcium alginate has a thickness of 4,57 + 0,38 nm. The small amount of standard deviation of both thickness show the average of Allicin release rate in nanocapsule is quite representative. The release rate characterization shows the lower the pH of HCl, the higher the Allicin release rate. The release duration of Allicin in nanocapsule is more than 120 minutes with optimum release rate on pH 2,5. For comparison, the duration of release rate of Allicin in Garlic Sole is less than 100 minutes. Therefore, Allicin nanocapsule is more potential as gastric ulcer drug than Garlic Sole.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBTF
Organisasi
Nama KontakRina
AlamatPerpustakaan Departemen Teknik Fisika
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon
Fax
E-mail Administratoradmin@tf.itb.ac.id
E-mail CKOckolib@tf.itb.ac.id