Path: Top S1-Final_Project 2017

PERANCANGAN SISTEM PEMANTAUAN BATERAI PADA SMART MICROGRID BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) MENGGUNAKAN PROTOKOL KOMUNIKASI MQTT

Undergraduate Theses from JBPTITBTF / 2017-07-08 12:52:03
Oleh : Thomas Febyanto NIM 13312019 & Wahyu Muqsita Wardana NIM 13312017 (thomasfebyanto@gmail.com)
Dibuat : 2017-05-30, dengan 9 file

Keyword : IoT, Sistem Pemantauan Baterai, Cloud Server, MQTT, HTTP

Dalam penelitian yang dilakukan sebelumnya di Laboratorium Manajemen Energi Teknik Fisika ITB telah berhasil dibuat sistem pemantauan baterai pada smart microgrid berbasis IoT dengan menggunakan protokol HTTP. Namun sistem tersebut dinilai memiliki kinerja yang kurang cepat dan kurang andal karena kecepatan transfer data yang lambat, adanya data yang tidak terkirim, serta tidak adanya media penyimpanan redundant.


Pada tugas akhir ini dilakukan pengembangan sistem pemantauan baterai tersebut dengan memberikan media penyimpanan data redundant di server database lokal Laboratorium Manajemen Energi Teknik Fisika ITB serta membuat sistem manajemen baterai dengan protokol komunikasi MQTT (Message Queing Telemetry Transport) yang terdiri atas dua skenario susunan broker.


Dari pengujian yang dilakukan didapatkan bahwa rata-rata waktu eksekusi data dari publisher hingga sampai ke cloud server untuk sistem yang menggunakan protokol komunikasi HTTP adalah 5,438 detik, sedangkan pada protokol MQTT 3,004 detik untuk skenario pertama dan 2,962 detik untuk skenario kedua. Selain itu, sistem pemantauan baterai dengan menggunakan protokol komunikasi MQTT skenario pertama memiliki rata-rata waktu eksekusi 3,012 detik dan skenario kedua sebesar 3,016 detik untuk pengiriman data menuju Raspberry Pi. Untuk pengiriman data menuju ke cloud server diperoleh rata-rata waktu eksekusi 3,004 detik untuk skenario pertama dan 2,962 detik untuk skenario kedua. Nilai availability dari semua sistem yang dibangun di atas 90%.

Deskripsi Alternatif :

In a previous study conducted at the Laboratory of Energy Management of Engineering Physics ITB, a battery monitoring system at smart microgrid base on IoT by using the HTTP protocol has successfully created. However, the system is considered as having a pseor performance in terms of speed and reliability because of the slow speed of transferring data, the unsent data, and the absence of redundant data storage.


In this final project, the development of a battery monitoring system is conducted by providing redundant data storage in a local database server owned by Energy Management Laboratory of Engineering Physics ITB and by creating a battery management system with communication protocol MQTT (Message Queing Telemetry Transport) which consists of two scenarios broker arrangement.


From the tests, it was found that the average execution time of data from the publisher to get to the cloud server in the systems using the HTTP communication protocol is 5,438 seconds, while using the protocol MQTT 3.004 seconds in the first scenario and 2.962 seconds in the second scenario. In addition, the sistem pemantauan baterai using communication protocols MQTT in the first scenario has an average execution time of 3.012 seconds and of 3.016 seconds in the second scenario for the data transmission to the Raspberry Pi. To deliver the data to the cloud server, the average execution time takes 3.004 seconds in the first scenario and 2.962 seconds in the second scenario. The value of availability of all the systems is above 90%.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBTF
Organisasi
Nama KontakRina
AlamatPerpustakaan Departemen Teknik Fisika
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon
Fax
E-mail Administratoradmin@tf.itb.ac.id
E-mail CKOckolib@tf.itb.ac.id